MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR

MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR

A.      Latar Belakang
            Seiring berjalannya waktu,  sejarah peradaban manusia dan perkembangan teknologi selalu berkembang. Setiap masa memiliki ciri-ciri dan bentuk perkembangan yang berbeda-beda, tergantung dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat itu. Manusia memiliki kodrat tidak bisa hidup sendiri dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.           
Peradaban manusia berkembang dan teknologi pun mengikutinya. Ketidakmampuan manusia menyesuaikan diri dengan alam secara alami seperti makhluk hidup yang lainnya, berdampak positif pada munculnya kemampuan manusia menciptakan teknologi sebagai penyokong kehidupan. Tidak hanya itu, penyesuaian dirimanusia tidak bisa dilakukan secara individu.        Anak manusia yang baru lahir, mengikuti peradaban ibu dan keluarganya. Begitu juga dengan sarana dan prasaranan yang digunakan di dalam hidupnya. Inilah yang menunjukkan manusia tidak bisa beradaptasi secara langsung tanpa bantuan orang lain atau teknologi. Manusia memiliki anugerah kecerdasan otak untuk mengembangkan teknologi dengan ilmu pengetahuan. Sebagaimana sejarah peradaban manusia dan perkembangan teknologi memiliki fase. Fase pertama kehidupan manusia pada zaman dahulu dimulai dengan hidup yang masih bergantung pada alam. Manusia terus mengambil kebutuhannya dari alam secara langsung tanpa adanya upaya untuk mengembalikan kepada alam.
 Sejarah peradaban manusia pada zaman batu, manusia masih bersifat food gathering atau menggantungkan kehidupan pada alam. Manusia pada zaman ini belum memiliki usaha menanam atau menciptakan sesuatu untuk menunjang kehidupannya agar tidak bergantung pada kondisi alam. Alhasil, manusia pada zaman ini mudah mengalami kepunahan atau kematian.
Fase selanjutnya peradaban manusia memasuki fase teknik konstruktif. Manusia pada zaman ini mulai berinisiatif dan mampu menciptakan alat penunjang kehidupan atau teknologi pada masa itu seperti tembikar untuk memasak, senajata dari bahan logam, berladang dan berternak. Fase ini manusia memiliki lingkungan baru yang mereka ciptakan dan kehidupan keagamaan mulai terbentuk. Puncak sejarah peradaban manusia dan perkembangan teknologi terkini terjadi pada fase teknik efektif. Pada fase ini tercipta beragam teknik modern, terbangunnyaperadaban mesin seiring dengan kebutuhan pemakaian alat bantu kehidupan yang canggih. Peradaban mesin ditandai dengan kesatuan internasional, simbol yang menyatu secara internasional dan disepakati pula secara internasional. Segala kemajuan teknologi ini didorong dari perkembangan ilmu pengetahuan. Teknologi dibentuk didorong oleh ilmu yang terus berkembang, berinovasi dan sesuai kebutuhan. Inilah anugerah dari Tuhan yang luar biasa bagi manusia. Perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan, menjadi suatu hal yang harus dijaga dan dilestarikan secara positif untuk menjaga kelestarian hidup dan keseimbangan alam.

PEMBAHASAN
A.  Hakikat Manusia dan Peradaban
             Manusia seutuhnya adalah sebuah matriks yang mempunyai akal, jasmani dan rohani. Melalui akalnya manusia dapat menciptakan dan mengembangkan teknologi, lewat jasmaninya manusia dapat menerapkan dan merasakan kemudahan yang diperolehnya dari teknologi tersebut sedangkan melalui rohani terciptalah peradaban. Lebih dari itu melalui ketiganya (akal, jasmani, rohani) manusia dapat membuat perubahan di berbagai bidang sesuai dengan perjalanan waktu yang dilaluinya sebagai upaya penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitarnya. Aspek inilah yang menjadi pembeda antara manusia dengan mahluk lainnya dalam hal kemampuannya beradaptasi dengan alam.
Manusia dalam kehidupannya mempunyai tiga fungsi, yaitu:
Ø Sebagai makhluk Tuhan
Ø Sebagai makhluk individu
Ø Sebagai makhluk sosial budaya
             Sebagai makhluk pribadi, manusia terus melakukan interaksi dengan sesamanya sebagai jalan mencari pemahaman tentang dirinya, lingkungan dan sarana untuk pemenuhan kebutuhan yang tidak dapat diperolehnya sendiri. Interaksi tersebut sebagai cikal terbentuknya suatu komunitas sosial yang selanjutnya melahirkan aturan-aturan dan norma yang disepakati bersama untuk mengatur interaksi yang terjadi tersebut. Sejarah peradaban manusia menunjukkan bahwa konsep dasar keorganisasian dan manajemen bukan merupakan sesuatu yang baru. Beberapa peninggalan bersejarah baik yang berupa bangunan, tulisan atau yang sejenisnya dari beberapa dinasti di seluruh dunia yang dibuat beberapa ribu tahun silam merupakan saksi bisu yang menguatkan pernyataan di atas. Keberadaan dinasti tersebut seolah mengatakan bahwa masyarakat pada saat itu sudah mengenal organisasi yang mengatur segala macam interaksi yang terjadi antar individu dalam masyarakat, sedangkan peninggalan sejarah (misalnya tujuh keajaiban dunia) bisa dikatakan sebagai sebuah maha karya yang tak akan terwujud bila proses pembuatannya tidak menggunakan konsep manajemen yang benar-benar brilian.

      B.  Makna Adab dan Peradaban
Istilah peradaban dalam bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan. Definisi peradaban menurut, Koentjaraningrat menyatakan bahwa peradaban merupakan bagian dan unsur kebudayaan yang halus, maju, dan indah seperti misalnya kesenian, ilmu pengetahuan, adat sopan santun pergaulan, kepandaian menulis, organisasi kenegaraan, kebudayaan yang mempunyai system teknologi dan masyarakat kota yang maju dan kompleks.
Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.
Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor:
a.       Pendidikan,
b.       Kemajuan teknologi dan
c.       Ilmu pengetahuan.
c. Wujud dan Perkembangan Peradaban
Adapun wujud dari peradaban dapat berupa ialah:
(1) Moral: nilai-nilai dalam masyarakat dalam hubungannya dengan kesusilaan. (2)   Norma : aturan, ukuran, atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. (3)  Etika: nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam megatur tingkah laku manusia. Bisa juga diartikan sebagai etiket, sopan santun. (4)  Estetika:  berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, mencakup kesatuan (unity), keselarasan (balance), dan kebalikan (contrast).
C. Sejarah Peradaban Manusia Dan Perkembangan Teknologi
           Menurut para ahli sejarah peradaban manusia diperkirakan dari zaman masyarakat purba antara 4 juta tahun yang lalu SM sampai 20.000-1.000 tahun yang lalu.Pada masa itulah teknologi sederhana sudah dikenal manusia yang disebut juga periode kuarter.
Dari beberapa penemuan manusia purba misalnya ditemukan perkembangan struktur manusia dari bentuk manusia primitive ke manusia modern.Tidak hanya perubahan pada manusia,namun teknologi peradaban mereka juga berkembang sesuai hasil penemuan.Misalnya :
·                                   Temuan Eugene Dubois berupa fosil Pithecantropus Erectus dan Homo Erectus di daerah Trinil, tepian Begawan Solo.Hidupnya kira-kira 500.000-300.000 tahun yang lalu pada zaman plaestosan tengah. Mereka diperkirakan sudah dapat membuat alat untuk berburu dari batu tajam,telah menggunakan api dan diduga sudah berbicara.Volume otaknya antara 770-1000 cc.
·                                  Manusia Cromagnon (20.000 tahun yang lalu) yang dianggap nenek moyang Bangsa Eropa,mereka sudah mempunyai peradan yang tinggi.Ditemukan lukisan-lukisan di dalam gua yang menunjukkan bahwa mereka sudah memuja dewa tertentu.Mereka juga membuat alat berburu,hidup bermasyarakat, sudah membuat rumah.Namun tetap makanan mereka bergantung pada apa yang ada di alam sehingga hidup mereka berpindah-pindah(nomaden). Perpindahan mereka menyebar kebeberapa tempat mencari tanah-tanah yang subur.
·                                   Ditemukan sisa-sisa rumah panjang dari penggalian di Jerman dan Swiss,semacam rumah panjang di daerah Kalimantan dan diperkirakan berumur 16.000 tahun yang lalu.
Meski demikian,belum terungkap hubungan manusia Cro magnon dengan manusia sekarang dikarenakan ada selang waktu ribuan tahun yang belum jelas.Namun yang jelas perkembangan budaya masing-masing tempat didunia ini memang tidak sama kurun waktunya.Misalnya:abad ke 13 di Mesir sudah ada Universitas Al Azhar,di Italia sudah berdiri menara Pisa, namun di Indonesia waktu itu peradabannya masih sangat sederhana sekali.
Menurut Alvin Tofler dalam bukunya the third wave, ia membagi sejarah umat manusia menjadi tiga gelombang yaitu: (1)    Gelombang pertama, antara tahun 800 SM-1700  M disebut gelombang pembaharuan.Manusia masih menerapkan teknologi pertanian.Tanah merupakan dasar bagi kegiatan ekonomi,social,budaya.Hubungan antar manusia sangat akrab,personal dan komunikasinya sederhana dengan tulisan sebagai alat bantu.Kemudian struktur ini berubah total oleh datangnya industri. (2)   Gelombang kedua, (1700-1970 M) mulai berimpit dengan revolusi industri.  Manusia beralih ke energi lain seperti minyak,batu bara dan gas.Ditemukan mesin uap yang dipadukan dengan pabrik yang menghasilkan barang produksi massal.Hubungan manusia menjadi impersonal,komunikasi dikuasai media massa. (3)    Gelombang ketiga, 1970-sekarang adalah peradaban yang didukung oleh kemajuan teknologi komunikasi dan pengolahan data. Misalnya: Penerbangan, terbarukannya energy alternative,rekayasa genetik dan bioteknologi.Pada era ini jaringan komunikasi, data, informasi dan teknologi adalah yang terpenting. Kehebatan gelombang ketiga ini melanda Negara-Negara berkembang. Kemajuan teknologi,di satu sisi telah berhasil mengatasi hambatan ruang dan waktu sedang di sisi lain ternyata mempertajam ketidakseimbangan arus informasi antar Negara maju dan berkembang.
Meninjau penggunaan energy pada gelombang pertama manusia pengguna batre alamiah karena tanah merupakan dasar begi kegiatan ekonomi mereka.Sehingga sumber energy mereka bersumber pada alam. Sedangkan pada gelombang kedua sumber energy mereka adalah energy fosil seperti: minyak,batu bara,gas . Sedangkan pada gelombang ketiga lebih kepada penghematan energi karena pada era ini manusia menyadari keterbatasan sumber energy fosil yang tidak dapat diperbaharui  sehingga mereka harus melakukan penghematan energi atau mencari alternative sumber energi lain.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR"

Posting Komentar